Cegah Putus Obat, Puskesmas Saritani Turun Awasi Pasien TBC di Pangeya

Payango.id | Boalemo, – Puskesmas Saritani kembali menunjukkan komitmennya dalam upaya pengendalian Tuberkulosis (TBC) dengan melaksanakan kegiatan pelacakan kasus TB mangkir serta pemantauan minum obat (PMO) bagi pasien TBC di Desa Pangeya, Kecamatan Wonosari. Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Penanggung Jawab Program TBC, Fikran Hasan, A.Md.Kep.

Dalam kegiatan tersebut, tim program melakukan kunjungan rumah kepada pasien yang terindikasi mangkir dari pengobatan, memastikan keberlanjutan terapi, serta memberikan edukasi intensif mengenai pentingnya meminum obat secara teratur. Upaya ini dilakukan sebagai bagian dari strategi pencegahan resistensi obat dan menekan angka penularan TBC di masyarakat.5/12

Fikran Hasan, A.Md.Kep menyatakan bahwa pelacakan dan pendampingan pasien merupakan langkah penting untuk mencapai eliminasi TBC di wilayah kerja Puskesmas Saritani.

“Kami berupaya memastikan bahwa setiap pasien TBC tetap berada dalam jalur pengobatan. Kepatuhan minum obat adalah kunci utama kesembuhan dan mencegah penularan kepada keluarga maupun lingkungan sekitar,” ungkapnya.

Selain melakukan pemantauan obat, tim juga memberikan dukungan dan motivasi kepada keluarga pasien agar dapat berperan sebagai pengawas minum obat (PMO), sehingga pasien mendapatkan pendampingan yang lebih optimal selama masa terapi.

Puskesmas Saritani menegaskan bahwa kegiatan seperti ini akan terus dilakukan secara berkala di seluruh desa wilayah kerja, sebagai bentuk komitmen dalam memperkuat deteksi dini, pengobatan, hingga pemulihan pasien TBC.

Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan angka kepatuhan pasien meningkat dan kasus TBC di Kecamatan Wonosari dapat terus ditekan menuju target eliminasi TBC tahun 2030. (Eustas)

Show More
Back to top button