Estafet Kepemimpinan di BPKPD Boalemo: Dari Jejak Pengabdian Menuju Harapan Baru
Payango.co.id | Tilamuta – Aula Upango BPKPD Boalemo siang itu dipenuhi suasana khidmat bercampur haru. Deretan kursi yang tertata rapi menjadi saksi bisu pergantian estafet kepemimpinan di Badan Pengelola Keuangan dan Pendapatan Daerah (BPKPD). Para pejabat hingga unsur staf hadir, menyaksikan momen penting yang akan menentukan arah pengelolaan keuangan daerah ke depan.
Prosesi serah terima jabatan (sertijab) berlangsung sederhana namun penuh makna. Kepala BPKPD yang lama Drs. Moh. Taufiq Kumali, dengan senyum yang menyimpan jejak pengabdian, menyerahkan tugas dan tanggung jawab kepada pejabat baru yang ditunjuk melalui Surat Keputusan Bupati Boalemo. Penandatanganan berita acara menjadi simbol resmi perpindahan amanah, disaksikan langsung oleh Asisten III Setda Boalemo dan jajaran pejabat terkait.

Dalam sambutannya, Asisten III Setda Boalemo menyampaikan apresiasi mendalam atas kerja keras Kepala BPKPD sebelumnya. _“Beliau telah menorehkan catatan penting dalam perjalanan keuangan daerah. Kini, kita berharap Kepala BPKPD yang baru dapat melanjutkan tongkat estafet ini dengan semangat inovasi, transparansi, dan akuntabilitas,”_ ujar Haris Pilomonu dengan nada penuh harapan.
Tak kalah menyentuh, pejabat baru Andris Adjie, S.Sos, M.Si yang menerima amanah menyampaikan komitmennya dengan kalimat yang sarat makna. _“Jabatan ini bukan sekadar kedudukan, melainkan amanah yang harus dijaga. Layaknya pena yang menulis sejarah, setiap kebijakan keuangan daerah akan menjadi catatan pengabdian. Saya bertekad menorehkan tinta sejarah yang baik, transparan, dan bermanfaat bagi masyarakat Boalemo,”_ ungkapnya, disambut tepuk tangan hangat hadirin.
Suasana semakin syahdu ketika doa bersama dipanjatkan, seolah mengikat janji moral seluruh pihak untuk mendukung kepemimpinan baru. Di sela-sela acara, terlihat beberapa tamu undangan menyalami pejabat lama dengan rasa hormat, sembari memberikan ucapan selamat kepada pejabat baru.
*Layaknya matahari yang bergeser dari ufuk timur ke barat, estafet kepemimpinan pun berpindah tangan membawa harapan baru, namun tetap berpijak pada jejak pengabdian yang telah ditorehkan*. Sertijab ini bukan sekadar pergantian jabatan, melainkan momentum refleksi dan komitmen bersama untuk mewujudkan tata kelola keuangan daerah yang lebih profesional, transparan, dan akuntabel.
Eustas Kidd*








