Aksi Tulus di Balik Jalan Alternatif Kotaraja–Dulupi, Warga Kini Bernapas Lega

Payango.co.id — Sebuah unggahan video reels di akun Facebook Chandra Alam mendadak menyita perhatian warganet. Bukan karena sensasi, melainkan karena kisah kepedulian yang lahir dari ketulusan hati untuk masyarakat.

Video berdurasi 1 menit 18 detik yang diunggah pada Kamis sore pukul 16.26 WIBT itu memberikan kabar menggembirakan bagi warga Kecamatan Dulupi dan sekitarnya.
Dalam tayangan tersebut diinformasikan bahwa jalan jalur alternatif dari Desa Kotaraja menuju pusat Kecamatan Dulupi kini telah diperbaiki dan sudah dapat digunakan kembali sebagai jalur terdekat yang selama ini menjadi andalan masyarakat.

Rekaman sederhana itu memperlihatkan kondisi jalan yang sebelumnya rusak, kini mulai terbuka dan layak dilalui. Yang lebih menyentuh, terlihat jelas alat berat jenis excavator tengah bekerja meratakan dan memperbaiki badan jalan. Alat berat tersebut diketahui merupakan milik seorang pengusaha lokal, Fence Abubakar, yang akrab disapa Ko Ence.
Tanpa seremoni, tanpa baliho, dan tanpa janji politik, Ko Ence mengambil inisiatif memperbaiki jalan demi kepentingan bersama.

Jalan alternatif yang menghubungkan Desa Kotaraja dan pusat Kecamatan Dulupi, baik dari arah Kotaraja ke Dulupi maupun sebaliknya, kini kembali memberi harapan bagi para pengguna jalan—petani, pedagang, hingga warga yang beraktivitas sehari-hari.

Di akhir unggahannya, pemilik akun Chandra Alam menutup video tersebut dengan ungkapan terima kasih yang tulus, disertai doa untuk Ko Ence. Ia mendoakan agar sang pengusaha senantiasa diberikan kesehatan, keselamatan, serta dilancarkan rezekinya atas niat baik yang telah dilakukan.

Kisah ini menjadi pengingat bahwa kepedulian sosial tidak selalu lahir dari kekuasaan atau kewajiban, tetapi sering kali tumbuh dari keikhlasan hati. Di tengah keterbatasan dan tantangan infrastruktur, masih ada tangan-tangan tulus yang memilih untuk bergerak, demi kenyamanan dan keselamatan banyak orang.

Sebuah jalan mungkin tampak sederhana, namun bagi warga Kotaraja dan Dulupi, perbaikan ini adalah jalan harapan—yang dibangun dengan niat baik dan kepedulian yang nyata. (Eustas Kidd)*

Show More
Back to top button