Di Balik Rekonsiliasi DBH PPh, Ada Harapan Boalemo

Payango.co.id | Marisa – Di sebuah ruangan kerja Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Marisa, Jumat (30/1/2026), deretan angka tak sekadar dipertemukan. Ia disatukan, diuji, dan disepakati—demi satu tujuan besar: memastikan Dana Bagi Hasil (DBH) Pajak Penghasilan (PPh) benar-benar hadir sebagai denyut pembangunan di daerah.
Rekonsiliasi dan penandatanganan Berita Acara Kesepakatan DBH PPh Semester I Tahun 2026 itu menjadi lanjutan dari Surat Direktur Jenderal Perimbangan Keuangan Kementerian Keuangan Nomor S-10/PK/PK.2/2026 tertanggal 19 Januari 2026. Namun lebih dari sekadar tindak lanjut administrasi, pertemuan ini adalah ruang menyatukan kepercayaan antara pusat dan daerah.
Kepala BPKPD Kabupaten Boalemo, Andris Adjie, S.Sos., M.Si, bersama jajaran pejabat terkait duduk satu meja dengan tim teknis KPPN Marisa. Data dibuka, angka dicermati, persepsi disamakan. Setiap lembar dokumen dan setiap baris angka dibaca dengan kesungguhan, sebab di sanalah masa depan pelayanan publik ikut ditentukan.
Proses rekonsiliasi ini bukan formalitas tahunan. Ia adalah fondasi penting agar penyaluran DBH PPh berjalan transparan, akuntabel, dan tepat waktu. Dari sinilah dana negara kelak menjelma menjadi jalan desa yang lebih layak, layanan kesehatan yang lebih kuat, hingga peluang pendidikan yang lebih terbuka bagi generasi muda Boalemo.
“Rekonsiliasi ini adalah wujud komitmen kita bersama,” ujar Andris Adjie. “Dana yang nantinya disalurkan bukan hanya angka di atas kertas, tetapi energi untuk pembangunan dan kesejahteraan rakyat.”
Penandatanganan Berita Acara Kesepakatan pun menjadi penanda: pintu penyaluran DBH PPh Semester I Tahun 2026 resmi terbuka. Pemerintah pusat dan daerah melangkah seiring, memastikan setiap rupiah keuangan negara benar-benar bekerja untuk masyarakat.
Di balik meja rapat KPPN Marisa hari itu, lahir sebuah kepastian. Dan dari kepastian itulah, harapan daerah kembali menemukan jalannya.
Dari rekonsiliasi lahir kepastian,
dari kepastian tumbuh pembangunan,
dari pembangunan hadir kesejahteraan.







