Bupati Rum Pagau Dukung BSG Perkuat Koperasi Pertambangan

Payango.co.id | MANADO – PT Bank Pembangunan Daerah Sulawesi Utara Gorontalo (Bank SulutGo/BSG) kembali menegaskan posisinya sebagai bank daerah yang terus bertumbuh. Hal itu terungkap dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahunan Tahun Buku 2025 sekaligus RUPS Luar Biasa Tahun 2026 yang digelar pada Selasa (10/02).

Forum strategis tersebut menjadi momentum penting bagi BSG untuk memaparkan kinerja perusahaan yang tetap solid dan berkelanjutan sepanjang periode 2023–2025, di tengah dinamika dan tantangan ekonomi yang terus berkembang.Dalam pemaparan laporan keuangan, manajemen BSG menunjukkan tren pertumbuhan yang positif. Berdasarkan laporan keuangan audit per 31 Desember 2025, total aset BSG meningkat signifikan menjadi Rp23,67 triliun, naik dari Rp21,11 triliun pada tahun 2024.
Sementara itu, penyaluran kredit (netto) mencapai Rp16,54 triliun, meningkat dibandingkan tahun sebelumnya yang berada di angka Rp15,92 triliun. Capaian ini menunjukkan fungsi intermediasi perbankan yang terus berjalan sehat dan terjaga.

Dari sisi profitabilitas, BSG juga mencatatkan laba tahun berjalan sebesar Rp386,78 miliar, meningkat tajam dibandingkan laba tahun 2024 sebesar Rp300,63 miliar. Angka tersebut sekaligus menjadi capaian laba tertinggi BSG dalam enam tahun terakhir.

Transformasi dan Ekspansi Strategis
Perjalanan BSG dalam beberapa tahun terakhir ditandai dengan berbagai langkah transformasi dan ekspansi bisnis. Pada tahun 2023, BSG meresmikan Kantor Perwakilan Gorontalo serta Kantor Pusat baru di Kawasan Marina Plaza Manado.

Kehadiran kantor pusat baru tersebut menjadi simbol transformasi BSG menuju bank regional yang lebih modern, adaptif, dan kompetitif di tengah perkembangan industri perbankan.
Selain itu, penguatan kualitas layanan yang menjadi fokus pada tahun 2025 turut membuahkan hasil membanggakan. BSG berhasil masuk dalam 10 besar bank dengan pelayanan terbaik versi Infobank.
Prestasi tersebut diperkuat dengan diraihnya penghargaan Best Regional Bank in Service Excellence 2025, serta apresiasi dari jaringan ATM Bersama atas kinerja transaksi yang dinilai unggul.

Pengakuan Nasional
Konsistensi kinerja BSG juga mendapat pengakuan di tingkat nasional. Lembaga pemeringkat Fitch Ratings Indonesia memberikan peringkat A (idn) yang mencerminkan kondisi keuangan perusahaan yang stabil dengan prospek usaha yang solid.
Tak hanya itu, BSG juga meraih penghargaan The Best Performing Bank versi Infobank selama lima tahun berturut-turut pada periode 2020–2024.
Di bidang kepemimpinan, Direktur Utama BSG saat itu, Revino Pepah, juga memperoleh pengakuan dengan masuk dalam daftar Top 100 CEO versi Infobank pada tahun 2023 dan 2024.
Komitmen perusahaan dalam mendukung perlindungan tenaga kerja turut diapresiasi melalui Paritrana Award, sebagai bentuk dukungan terhadap program jaminan sosial ketenagakerjaan.

RUPS Luar Biasa Tetapkan Pengurus Baru
Selain memaparkan kinerja perusahaan, RUPS Luar Biasa juga menyepakati sejumlah langkah strategis, termasuk perubahan susunan pengurus perseroan guna memperkuat tata kelola perusahaan.
Adapun susunan Dewan Komisaris yang baru yakni:
Komisaris Utama: Godbless S. V. Lumentut
Komisaris Independen: Jaclyn Koloay
Komisaris Independen: Rania Riris Ismail
Komisaris Independen: Djafar Alkatiri
Komisaris: Diane ND
Komisaris: Max Kembuan
Sementara susunan Direksi terdiri dari:
Direktur Utama: Maudy R. Pepah
Direktur Kepatuhan: Mutesa Holdin
Direktur Umum: Joubert R. J. Dondokambey
Direktur Operasional: Louisa J. Parengkuan
Direktur Dana dan Tresuri: Rudiyanto Katili
Direktur Kredit: Esther Rampengan
Sejumlah kepala daerah sebagai pemegang saham turut hadir dalam RUPS tersebut, di antaranya Gubernur Gorontalo, Bupati Minahasa Utara, Bupati Boalemo, Bupati Kepulauan Sangihe, serta Bupati Bolaang Mongondow Utara.

Dalam forum itu, para pemegang saham memberikan berbagai masukan strategis, mulai dari peningkatan layanan digital, penguatan tata kelola perusahaan, hingga ekspansi bisnis agar BSG semakin kompetitif.
Komitmen Perkuat Bisnis ke Depan
Direktur Utama BSG, Revino Pepah, menyampaikan bahwa capaian kinerja sepanjang tahun 2025 menjadi bukti bahwa perusahaan mampu menjaga pertumbuhan yang sehat.
Meski demikian, ia menegaskan bahwa manajemen akan terus melakukan pembenahan pada berbagai aspek untuk memperkuat bisnis BSG di tahun-tahun mendatang.

“Kinerja keuangan BSG sepanjang tahun 2025 bertumbuh dan menyentuh laba tertinggi dalam enam tahun terakhir. Namun masih terdapat sejumlah hal yang akan terus dibenahi pada tahun 2026, antara lain melalui ekspansi bisnis yang berkualitas, optimalisasi biaya, serta penguatan tata kelola guna menunjang keberlanjutan rencana bisnis bank,” ujarnya.

Sementara itu, Gubernur Sulawesi Utara, Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus, memberikan apresiasi kepada jajaran pengurus serta seluruh insan BSG atas dedikasi dan kerja keras selama tahun buku 2025.
Menurutnya, capaian tersebut patut dibanggakan mengingat kondisi ekonomi yang penuh tantangan.
Ia juga berharap kinerja positif tersebut dapat terus dipertahankan pada tahun 2026 sehingga mampu meningkatkan laba yang berdampak pada peningkatan dividen serta Pendapatan Asli Daerah (PAD) bagi pemerintah daerah.

“Seluruh kepala daerah sebagai pemegang saham dan juga nasabah wajib menabung dan mengajak masyarakat untuk menyimpan uang di BSG,” ujarnya.
Dorong Penguatan Koperasi Pertambangan
Dalam agenda RUPS tersebut, Bupati Boalemo, Drs. Rum Pagau, turut menyoroti rencana Bank SulutGo untuk menaungi koperasi pertambangan.

Menurutnya, langkah ini merupakan upaya penting dalam memperkuat tata kelola sektor pertambangan melalui kelembagaan koperasi yang lebih profesional, transparan, dan berkelanjutan.
“Pembahasan terkait koperasi pertambangan ini sangat penting. Dengan dinaungi Bank SulutGo, koperasi dapat dikelola lebih tertib, transparan, dan profesional sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan oleh masyarakat dan daerah,” ujar Rum Pagau.

Ia menegaskan, Pemerintah Kabupaten Boalemo siap mendukung kebijakan tersebut agar berjalan sesuai regulasi serta mampu memberikan kontribusi nyata bagi pertumbuhan ekonomi daerah.
“Sinergi antara pemerintah daerah, perbankan, dan koperasi menjadi kunci dalam mewujudkan pengelolaan sumber daya alam yang berkeadilan,” pungkasnya.

Eustas kidd*

Show More
Back to top button