Amanah di Pagi Hari: Andris Adjie Pimpin BPKPD Boalemo dengan Doa dan Harapan

ayango.co.id | Boalemo — Pagi yang teduh di Gedung Pendopo Kabupaten Boalemo, Senin (26/01/2026), menjadi saksi bertemunya harapan dan tanggung jawab. Di bawah cahaya matahari yang baru terbit, Pemerintah Kabupaten Boalemo menggelar pelantikan sejumlah Pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) pada pukul 07.30 WITA.
Salah satu sosok yang dilantik pada momentum penuh makna tersebut adalah Andris Adjie, S.Sos., M.Si, yang resmi diamanahkan sebagai Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Pendapatan Daerah (BPKPD) Kabupaten Boalemo. Pelantikan ini dilakukan langsung oleh Bupati Boalemo, Drs. H. Rum Pagau, bersamaan dengan pelantikan pejabat lainnya, di tempat dan waktu yang sama.
Bagi Andris, amanah ini bukan sekadar jabatan, melainkan tanggung jawab besar yang harus dijalani dengan hati dan integritas. Saat disambangi usai pelantikan, ia menyampaikan rasa syukur yang mendalam.
“Alhamdulillah, saya pribadi dan keluarga mengucapkan terima kasih atas amanah dan kepercayaan yang diberikan oleh Bapak Bupati Boalemo, Rum Pagau,” ungkap Andris dengan penuh ketulusan.
Ia menegaskan bahwa sebagai Aparatur Sipil Negara, dirinya siap menjalankan tugas dan amanah tersebut sebaik mungkin. Andris berharap, kepercayaan yang diberikan dapat diwujudkan melalui pengelolaan keuangan dan pendapatan daerah yang semakin profesional, transparan, dan akuntabel.
“Pada prinsipnya saya siap menjalankan tugas ini, dan InsyaAllah mampu menjawab harapan dalam pengelolaan keuangan dan pendapatan daerah Kabupaten Boalemo,” tambahnya.
Tak hanya itu, Andris juga menyampaikan komitmennya untuk terus berupaya meningkatkan pendapatan daerah sebagai bagian dari ikhtiar bersama demi kesejahteraan masyarakat.
“Izinkan saya untuk bekerja dan berupaya meningkatkan pendapatan daerah, yang pada akhirnya bermuara pada kesejahteraan masyarakat Boalemo,” tuturnya.
Dengan nada penuh keyakinan, ia menutup pernyataannya dengan harapan dan doa.
“Amanah ini InsyaAllah akan menjadi berkah bagi Kabupaten Boalemo ke depan.”
Pelantikan pagi itu bukan hanya seremoni pemerintahan, tetapi juga penanda dimulainya perjalanan pengabdian baru—di mana kepercayaan dijaga, harapan dirawat, dan masa depan Boalemo dititipkan pada tangan-tangan yang siap bekerja dengan hati.
Eustas Kidd*







