Puskesmas Saritani Bergerak, Desa Pangeya Siaga TB Paru

Payango.co.id | Boalemo – Pagi itu di Desa Pangeya, Kecamatan Saritani, suasana terasa berbeda. Warga berkumpul bukan hanya untuk mendengar, tetapi untuk memahami tentang sebuah penyakit yang diam-diam bisa menggerogoti kehidupan: Tuberkulosis Paru (TB Paru).

Rabu, 22 April 2026, Puskesmas Saritani menggelar kegiatan sosialisasi Desa Siaga TB Paru. Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kepala Puskesmas Saritani, I Made Kuat, SKM., MM., bersama para penanggung jawab program TB Paru. Dengan pendekatan yang hangat dan penuh empati, mereka hadir membawa harapan di tengah masyarakat.

Dalam sosialisasi tersebut, warga diajak mengenal lebih dekat tentang TB Paru mulai dari apa itu Tuberkulosis, bagaimana penularannya, hingga gejala-gejala yang seringkali diabaikan. Tak hanya itu, materi yang disampaikan juga menyentuh aspek penting lainnya seperti risiko penularan, pemeriksaan TBS (Tes Bakteriologi Sputum), proses pengobatan, hingga bahaya TB resistan obat.

Namun, lebih dari sekadar penyampaian materi, kegiatan ini menjadi ruang berbagi tempat di mana ketakutan perlahan berubah menjadi pemahaman, dan ketidaktahuan berganti menjadi kesadaran.
Di hadapan warga, I Made Kuat menyampaikan bahwa TB bukanlah akhir dari segalanya, melainkan awal dari perjuangan untuk sembuh dengan dukungan bersama.

“Kami ingin masyarakat tidak lagi takut, tetapi lebih peduli dan berani memeriksakan diri. TB bisa disembuhkan, asalkan dideteksi sejak dini dan diobati dengan tuntas. Melalui sosialisasi ini, kami berharap Desa Pangeya bisa menjadi desa yang siaga, saling menjaga, dan bersama-sama memutus rantai penularan TB,” ujarnya dengan penuh harap.

Ia juga menegaskan pentingnya komitmen berkelanjutan dalam penanggulangan TB, dengan pendekatan yang inovatif dan melibatkan seluruh elemen masyarakat.
Di akhir kegiatan, terlihat wajah-wajah yang awalnya ragu kini mulai memahami. Ada harapan yang tumbuh bahwa dengan pengetahuan dan kebersamaan, ancaman TB bisa dilawan.

Dari Desa Pangeya, sebuah langkah kecil telah dimulai. Bukan hanya tentang melawan penyakit, tetapi tentang menjaga kehidupan dengan kesadaran, kepedulian, dan harapan yang terus menyala.

Eustas Kidd*

Show More
Back to top button