Puskesmas Saritani Gelar Deteksi Dini dan Penemuan Kasus TBC pada Kelompok Berisiko di Dusun SP1

Payango | Boalemo — 4 Desember 2025 Dalam upaya menekan penularan penyakit Tuberkulosis (TBC) di wilayah kerja, Puskesmas Saritani melaksanakan kegiatan deteksi dini dan penemuan kasus TBC bagi kelompok berisiko di Dusun SP1, Desa Saritani, Kecamatan Wonosari, Rabu (4/12/2025).
Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Penanggung Jawab Program TBC Puskesmas Saritani, Fikran Hasan, A.Md.Kep, bersama tim surveilans dan tenaga kesehatan lapangan. Mereka melakukan skrining gejala, pengambilan sampel dahak, serta edukasi mengenai pencegahan dan penanganan TBC kepada masyarakat.
Menurut Fikran Hasan, kegiatan ini merupakan langkah aktif Puskesmas Saritani untuk menemukan kasus sedini mungkin sehingga penanganannya bisa lebih cepat dan efektif.
“Kami turun langsung ke pemukiman masyarakat karena kelompok berisiko perlu mendapatkan perhatian lebih. Penemuan kasus secara dini sangat menentukan keberhasilan pengobatan dan pencegahan penularan TBC,” ujarnya.
Selain pemeriksaan, masyarakat juga diberikan pemahaman mengenai pentingnya menjaga lingkungan rumah yang sehat, etika batuk, serta kewajiban menyelesaikan pengobatan apabila dinyatakan positif TBC.
Kegiatan ini mendapat respon positif dari warga yang antusias mengikuti pemeriksaan. Puskesmas Saritani berkomitmen untuk terus melakukan penjangkauan aktif sebagai dukungan terhadap upaya eliminasi TBC di Kabupaten Boalemo.







