Ramadan Fest Dibuka, Masjid Al-Kautsar Jadi Rest Area Bernilai Ibadah

Payango.co.id | Tilamuta — Suasana religius berpadu dengan semangat kebersamaan mewarnai halaman Masjid Al-Kautsar, Desa Mohungo, Kecamatan Tilamuta, saat Wakil Bupati Boalemo, Lahmuddin Hambali, secara resmi membuka Ramadan Fest 2026, Minggu (15/3/2026).

Kegiatan yang digagas Remaja Masjid Al-Kautsar ini tak sekadar menjadi agenda seremonial tahunan, tetapi hadir sebagai ruang pembinaan generasi muda sekaligus upaya menghidupkan syiar Islam di bulan suci Ramadan. Di tengah gemerlap lampu dan ramainya pengunjung, nilai-nilai keagamaan terasa hidup, menyatu dalam setiap rangkaian kegiatan yang digelar.

Dalam sambutannya, Wabup Lahmuddin memberikan apresiasi atas inovasi pengurus masjid yang menghadirkan konsep berbeda, menjadikan Masjid Al-Kautsar bukan hanya sebagai tempat ibadah, tetapi juga pusat pelayanan bagi masyarakat.

Ia secara khusus menyoroti keunikan masjid tersebut yang kini berfungsi sebagai rest area bagi para pengguna jalan trans. Menurutnya, konsep ini masih jarang ditemui di wilayah Gorontalo, padahal memiliki manfaat besar bagi masyarakat luas.

“Hampir di seluruh wilayah Gorontalo, saya belum menemukan masjid dengan konsep rest area seperti ini. Ini menjadi nilai lebih yang patut diapresiasi,” ungkapnya.

Keberadaan Masjid Al-Kautsar di jalur nasional dinilai sangat strategis. Bagi Lahmuddin, fasilitas tempat singgah bagi musafir tidak hanya memberikan kenyamanan dalam beribadah, tetapi juga membuka peluang ekonomi bagi masyarakat sekitar.

“Ketika ada tempat istirahat, di situ juga bisa tumbuh aktivitas ekonomi, seperti UMKM yang menyediakan makanan dan kebutuhan bagi para pengguna jalan,” tambahnya.
Lebih jauh, Wabup Lahmuddin menekankan pentingnya Ramadan Fest sebagai wadah aktivitas positif bagi generasi muda. Ia menilai kegiatan seperti ini mampu menjadi benteng dari pengaruh negatif perkembangan teknologi yang kian masif.

“Kegiatan keagamaan seperti ini harus terus kita dorong, agar anak-anak kita memiliki ruang yang sehat dan bermanfaat, jauh dari pengaruh buruk dunia maya,” tegasnya.

Di penghujung sambutannya, Lahmuddin menyampaikan penghargaan dan rasa terima kasih kepada keluarga besar Khamumu yang telah menghibahkan lahan untuk pembangunan Masjid Al-Kautsar. Ia berharap, kontribusi tersebut menjadi amal jariyah yang terus mengalir, sekaligus menjadikan masjid ini sebagai tempat persinggahan yang penuh berkah bagi setiap musafir yang melintas di Boalemo.

Di bawah cahaya Ramadan, Masjid Al-Kautsar tak hanya berdiri sebagai bangunan ibadah, tetapi juga sebagai simbol pelayanan, kebersamaan, dan harapan bahwa dari satu tempat, kebaikan bisa tumbuh dan menyebar ke banyak arah.

Eustas Kidd*

Show More
Back to top button